Elektronika
AHMAD CHOIRUDIN
3082020032
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI KETAPANG
Elektronika
Menurut ruang lingkupnya, elektronika terbagi menjadi dua jenis, yakni elektronika analog dan elektronika digital. Penerapan sistem analog dalam kehidupan sehari-hari yang paling banyak kita jumpai. Ada cukup banyak penerapan elektronika analog dalam kehidupan sehari-hari yang perlu kita ketahui.

1. Elektronika Analog
Elektronika analog ialah bidang elektronika dimana sinyal listrik yang terlibat bersifat kontinu, sedangkan komponen yang digunakan umumnya disebut komponen diskrit. Beda dengan elektronika digital dimana sinyal listrik yang terlibat merupakan sinyal 0 V atau 5 V (sinyal digital berlogika 0 atau 1).
Beberapa alat dengan konsep elektronika analog yaitu:
- Jam tangan konvensional.
- Kamera analog.
- Telepon Analog.
- TV Analog.
- Radio Analog.
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua Parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitudo dan frekuensi. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variabel dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
- Amplitudo merupakan ukuran tingi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
- Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
- Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.
- Kelebihan :
- Memiliki potensi jumlah tak terbatas resolusi sinyal.
- Mudah diproses ke dalam bentuk lain.
- Dapat dilakukan pengolahan lebih sederhana dibandingkan dengan setara digital.
- Kekurangan :
- Mudah terkena noise / gangguan / interferensi.
- Tidak bisa mengukur sesuatu dengan cukup teliti.
2. Elektronika Digital
Elektronika digital adalah sistem elektronika yang menggunakan isyarat digital. Elektronika digital adalah representasi dari aljabar boolean dan digunakan di komputer, telpon genggam dan berbagai produk konsumen lainnya. Dalam sebuah sirkuit digital, sinyal direpresentasikan dengan satu dari dua macam kondisi yaitu 1 (high, active, true,) dan 0 (low, nonactive, false). Atau jika direspresentasikan dalam tegangan 1 dapat berarti tegangan maksimum (umumnya 5 V atau 3 V) dan 0 berarti tegangan minimum (umumnya 0 V, tetapi ada pula yang 2,5 V). Hal ini dikarenakan varian dari bahan pembuatnya.
Beberapa alat dengan konsep elektronika digital yaitu:
- TV Digital.
- Kamera Digital.
- Jam Digital.
- Komputer.
- Radio Digital.
Sinyal Digital adalah sinyal bersifat diskrit dan direpresentasikan dalam bentuk pulsa. Sinyal digital bisa digambarkan sebagai urutan bilangan biner yang memiliki nilai 0 atau 1.
- Kelebihan :
- Tidak mudah terkena interferensi.
- Memberikan kemudahan dalam penggunaan.
- Kualitas transmisi lebih bagus.
- Teknologi digital membuat kualitas komunikasi tidak tergantung pada jarak.
- Kekurangan :
- Memerlukan sinkronisasi.
- Tidak mudah untuk diproses.
Penilaian tentang mana yang lebih baik dari kedua teknologi ini tidak dapat dilihat secara global. Seperti kita tahu ada banyak jenis alat yang dapat digolongkan ke dalam kedua teknologi tersebut. Dan masing-masing alat dari kedua teknologi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Perbedaan sistem analog dan digital antara lain sebagai berikut :
- Sistem digital mampu mengirimkan informasi lebih cepat dari analog.
- Sistem analog lebih sensitif terhadap ganguan (noise), sistem digital lebih kebal terhadap gangguan (noise).
- Sistem digital memiliki fleksibilitas dan fungsionalitas yang lebih baik dari analog.
- Penyimpanan informasi mudah dilakukan. Penyimpanan informasi itu dapat dilakukan oleh rangkaian pengalih khusus yang dapat menyesuaikan informasi tersebut dan menahannya selama diperlukan.
- Ketepatan dan ketelitiannya lebih tinggi. Sistem digital dapat menangani ketelitian sebanyak angka yang diperlukan hanya dengan menambahkan rangkaian pengalih saja. Dalam sistem analog, ketelitian biasanya terbatas hanya sampai tiga atau empat angka saja karena nilai tegangan dan arus didalamnya bergantung langsung pada kepada nilai komponen rangkaiannya.
- Operasinya dapat dengan mudah diprogramkan. Sangat mudah untuk merancang suatu sistem digital yang kerjanya dikendalikan oleh program. Sistem analog juga dapat diprogram tetapi ragam dan kerumitan operasinya sangat terbatas.
- Lebih banyak rangkaian digital yang dapat dibuat dalam bentuk chip rangkaian terpadu. Meskipun rangkaian analog juga dapat dibuat dalam bentuk IC, kerumitannya membuat sistem analog itu lebih mahal dalam bentuk IC.
- Satu-satunya kekurangan rangkaian digital adalah karena dunia nyata sesungguhnya adalah sistem analog. Hampir semua besaran fisik di dunia ini bersifat analog dan besaran itulah yang merupakan masukan dan keluaran yang dapat dipantau, yang dolah dan dikendalikan oleh sistem.
- Untuk memperkuat sinyal dan mengurangi noise pada transmisi analog, dipergunakan amplifier. Untuk memperkuat sinyal dan mengurangi noise pada transmisi digital, digunakan repeater.
Contoh Perbedaan Sistem Analog dan Digital
- Perbedaan kamera analog (manual) dan kamera digital hanya terletak pada media penyimpanannya, kalau kamera sebelumnya ”menyimpan” data gambar dalam bentuk film yang harus kamu proses dulu untuk bisa mendapatkan ”foto” nya, sementara kamera digital menyimpan data gambarnya dalam bentuk data ”digital” yang bisa langsung dilihat sesaat setelah ”dijepret”.
- Dalam bidang telekomunikasi, perbedaan telepon analog dan digital, bukan berdasarkan jenis pesawat teleponnya, namun kepada ”sistem” di sentral teleponnya, walaupun untuk mendukung sistem sentra yang digital, diperlukan pesawat telepon khusus. Begitu juga dengan siaran televisi analog dan digital. Siaran Analog kadang terganggu oleh cuaca, letak bangunan, dan penyebab lainnya, sementara siaran digital memiliki kualitas suara dan gambar yang lebih bagus, karena ”data”-nya tidak mengalami ”gangguan” saat dikirim ke TV penerima.
- Data analog diuraikan mempergunakan suatu codec untuk memproduksi suatu aliran bit digital, sebaliknya data digital diuraikan menggunakan suatu modem untuk memproduksi sinyal analog.
Sumber :



Komentar
Posting Komentar